Membaca Pikiran Anda

Koperasi Yamughni Bandung Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM untuk Dorong Kemajuan Usaha Anggota

Jurnalkitaplus – Koperasi Yamughni Bandung menggelar Pelatihan Digitalisasi UMKM bertema “Kuasai Pengetahuan Dasar UMKM Digital Demi Kemajuan Usaha Anggota Koperasi” di Yamughni Building Lantai 2, Selasa (25/8/2026). Kegiatan yang berlangsung secara hybrid, yaitu luring dan daring melalui Zoom Meeting, bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM anggota koperasi dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber, yaitu Wily Amaludin Sanjaya, S.Kom. dan Arief Lukman Halim, S.E., M.M., yang membagikan berbagai strategi pengembangan usaha berbasis digital, mulai dari pemanfaatan media sosial, pemasaran melalui platform TikTok, penguatan branding, hingga tata kelola dan pengembangan bisnis koperasi.

Dalam sambutannya, Ketua Koperasi Yamughni, Zaenal Hassan, menegaskan bahwa kesempatan mengikuti pelatihan semacam ini merupakan momentum penting bagi anggota koperasi untuk meningkatkan kompetensi usaha. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.

“Kegiatan ini merupakan kesempatan berharga yang tidak hadir setiap bulan. Karena itu, ilmu yang diperoleh harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengembangkan usaha masing-masing,” ujarnya.

Pada sesi materi utama, Wily Amaludin Sanjaya mengajak peserta memahami pentingnya transformasi digital dalam dunia usaha. Menurutnya, pelaku UMKM harus mulai memanfaatkan platform media sosial seperti TikTok, Instagram, Facebook, dan YouTube Shorts sebagai sarana promosi yang efektif. Ia menjelaskan bahwa TikTok saat ini menjadi salah satu platform yang memiliki potensi besar dalam mendukung penjualan melalui konsep social commerce dan konten kreatif yang mampu menjangkau lebih banyak konsumen.

Selain membahas peluang pemasaran digital, narasumber juga menjelaskan berbagai sumber pendapatan yang dapat diperoleh melalui ekosistem TikTok, seperti menjadi content creator, streamer, affiliator, hingga seller di TikTok Shop. Peserta juga memperoleh materi mengenai strategi membuat konten yang menarik, konsep branding, pengembangan jaringan afiliator, serta teknik membuat video promosi yang efektif agar mampu menarik perhatian calon pembeli dalam hitungan detik.

Materi lain yang mendapat perhatian peserta adalah Top Seller Strategy, yaitu strategi yang diterapkan oleh penjual dengan performa terbaik di marketplace. Strategi tersebut mencakup optimalisasi tampilan produk, riset pasar berbasis data, pemasaran digital, peningkatan reputasi toko, hingga program retensi pelanggan untuk menciptakan pembelian berulang.

Sementara itu, pada sesi diskusi dan tanya jawab, Arief Lukman Halim menyoroti pentingnya akselerasi bisnis koperasi melalui pengelolaan keuangan yang sehat, peningkatan profitabilitas usaha, serta penguatan pemasaran digital. Ia menegaskan bahwa koperasi harus mampu menjalankan usaha yang memberikan keuntungan sekaligus memberikan manfaat bagi anggota.

Dalam sesi interaktif tersebut, sejumlah peserta menyampaikan pertanyaan terkait strategi pemasaran bagi pelaku usaha yang masih awam terhadap teknologi digital serta cara menghadapi persaingan harga produk di pasaran. Menanggapi hal itu, narasumber menyarankan agar pelaku UMKM memulai dari langkah sederhana, seperti memanfaatkan promosi dari mulut ke mulut, menggunakan WhatsApp Status, serta memanfaatkan grup komunitas yang sudah dimiliki sebagai media pemasaran awal.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini ditutup dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada peserta oleh Pengawas Koperasi Yamughni, Arman Radjiman, S.H., M.M., dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh pengurus, narasumber, dan peserta.

Melalui pelatihan ini, Koperasi Yamughni berharap para anggota UMKM mampu mengimplementasikan berbagai strategi digital yang telah dipelajari sehingga dapat meningkatkan produktivitas, memperluas jaringan pemasaran, serta memperkuat posisi usaha di tengah persaingan ekonomi yang semakin berbasis teknologi digital. | FG12

Liputan WMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *