Jurnalkitaplus – Pemerintah memastikan kondisi keamanan nasional menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia berada dalam keadaan aman dan terkendali. Informasi yang beredar di media sosial mengenai rencana demonstrasi besar disertai kerusuhan dipastikan tidak benar dan dikategorikan sebagai hoaks.
Kepastian tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, usai menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pimpinan lembaga keamanan, antara lain Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, serta Kepala Badan Intelijen Negara, M. Herindra.
Menurut Djamari, hasil pemantauan menunjukkan tidak ada indikasi yang mengarah pada aksi demonstrasi besar maupun kerusuhan seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial. Ia menjelaskan sebagian video dan ajakan unjuk rasa yang beredar merupakan konten lama yang kembali disebarluaskan untuk memicu keresahan masyarakat.
Pemerintah saat ini juga tengah menelusuri akun-akun yang diduga menyebarkan informasi palsu tersebut. Langkah itu dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus mencegah meluasnya penyebaran hoaks yang dapat memengaruhi situasi nasional.
Selain itu, pemerintah mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak ikut memproduksi maupun menyebarkan konten yang mengandung disinformasi, fitnah, atau ujaran kebencian. Informasi semacam itu dinilai berpotensi menciptakan ketakutan, mengganggu ketertiban umum, serta memengaruhi kepercayaan publik terhadap kondisi keamanan negara.
Pemerintah menegaskan penyebaran hoaks tidak akan dibiarkan. Apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum, aparat penegak hukum akan menindak para penyebarnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Masyarakat pun diimbau mengutamakan informasi dari sumber resmi dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi.











