Jurnalkitaplus – Kebakaran yang melanda Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026), mengakibatkan lima orang meninggal dunia. Hingga proses evakuasi berlangsung, sebanyak 227 penumpang berhasil diselamatkan, sementara puluhan lainnya masih dalam pencarian.
Berdasarkan data manifes, KMP Mutiara Sentosa II yang melayani rute Surabaya-Makassar mengangkut total 271 orang, termasuk 39 kru kapal. Dengan jumlah korban yang telah dievakuasi, diperkirakan masih ada 49 orang yang belum ditemukan.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah jumlah penumpang di atas kapal sesuai dengan data manifes. Tim SAR saat ini masih memusatkan seluruh upaya pada proses pencarian dan penyelamatan korban.
Peristiwa ini juga memicu kecemasan ratusan keluarga penumpang. Sejak kabar kebakaran beredar, mereka menunggu informasi mengenai kondisi kerabat yang berada di atas kapal.
Dalam operasi penyelamatan, sembilan kapal dikerahkan untuk membantu proses evakuasi. Kapal-kapal tersebut terdiri atas Meratus Pematang Siantar, Tugboat Hasnur, Transco Arafura, Meratus Project, Prakarsa Mas, SC Aila XVII, Icon Daniel, Selaras Mas, dan British Mentor.
Selain mengerahkan armada laut, sejumlah rumah sakit di Surabaya dan Sumenep telah disiagakan untuk menerima serta merawat korban yang berhasil dievakuasi.
Menurut Nanang, Kantor SAR Surabaya menerima informasi awal mengenai kebakaran kapal pada pukul 08.24 WIB dari petugas siaga Syahbandar Tanjung Perak. Berdasarkan laporan awal dari pihak perusahaan pelayaran, kebakaran diduga terjadi antara pukul 06.00 hingga 07.00 WIB berdasarkan informasi dari nakhoda kapal.
Namun, setelah menyampaikan laporan awal tersebut, nakhoda KMP Mutiara Sentosa II tidak lagi dapat dihubungi. Menindaklanjuti laporan itu, Kantor SAR Surabaya segera berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak dan berbagai unsur terkait untuk menggelar operasi pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian.
Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan, sementara proses pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan terus dilakukan oleh tim gabungan. | FG12











