BANDUNG — Mustang Mini Soccer Lanud Sulaeman, Bandung, Minggu (18/10/2026), menjadi saksi meriahnya Mahardhika Futsal Championship (MFC) II Tahun 2026. Sebanyak 12 klub futsal dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat saling beradu dalam turnamen yang tidak hanya memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan menjaring bakat atlet muda.
Dari 12 tim peserta, 10 klub berasal dari wilayah Jawa Barat bagian selatan, sementara dua klub lainnya datang dari Kabupaten Subang di bagian utara. Kehadiran klub-klub lintas wilayah itu menjadikan MFC sebagai pertemuan kekeluargaan sekaligus panggung kompetisi futsal yang ketat.
Bukan Sekadar Turnamen
Ketua Paguyuban Mahardhika, yang pada kesempatan itu diwakili Abdul Rochim, menegaskan bahwa MFC II 2026 diselenggarakan bukan semata untuk menentukan siapa yang menang atau kalah. Turnamen ini dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi, melatih kerja sama tim, serta mengembangkan bakat dan sportivitas generasi muda di bidang futsal.
“Kami berpesan agar bertanding dengan penuh semangat dan menunjukkan kemampuan terbaik, namun tetap menjunjung tinggi nilai fair play dan sportivitas,” ujar Abdul Rochim dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa hasil pertandingan bukanlah segalanya. “Kalah atau menang adalah hal yang biasa, tetapi menjaga persaudaraan adalah yang utama,” katanya.

Pesan tersebut menjadi ruh tersendiri dalam jalannya turnamen. Kompetisi berlangsung penuh semangat, tetapi tetap diwarnai keakraban, kegembiraan, dan semangat kebersamaan antarpeserta.
Penjaringan Menuju Surabaya
Lebih dari sekadar ajang silaturahmi, MFC II 2026 juga menjadi sarana penjaringan atlet-atlet terbaik. Pemain yang menunjukkan kemampuan menonjol berpeluang dipertimbangkan untuk mengikuti laga antarprovinsi yang akan digelar di Surabaya, Jawa Timur.
Dengan demikian, turnamen ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara turnamen, tetapi juga menumbuhkan pemain muda Jawa Barat yang siap tampil pada kompetisi yang lebih luas. Nilai kerja sama, disiplin, sportivitas, dan mental bertanding menjadi bekal penting bagi para pemain dalam mengembangkan potensinya.
Sumedang Kembali Berjaya
KabupatenSumedang kembali menunjukkan dominasinya. Madang FC asal Sumedang sukses meraih juara pertama MFC II 2026, sekaligus mempertahankan gelar juara yang sebelumnya juga mereka raih pada MFC tahun 2024.
Prestasi Sumedang semakin lengkap setelah perwakilannya menyabet tiga penghargaan individu: Best Supporter, Best Keeper, dan Best Player. Sementara itu, gelar pencetak gol terbanyak diraih pemain dariKabupaten Bandung Barat.
Juara kedua diraih Anugerah FC dari Kabupaten Subang, sedangkan posisi ketiga ditempati tim perwakilan Kabupaten Garut bagian selatan. Sebaran prestasi dari Sumedang, Subang, Bandung Barat, dan Garut menunjukkan persaingan yang sehat serta potensi futsal yang tersebar di berbagai daerah.
Semangat yang Melampaui Skor
Sepanjang hari, suporter tiap tim memenuhi area pertandingan dengan sorakan riang. Suasana persaingan terasa hidup, tetapi tidak menghapus nuansa kekeluargaan yang menjadi ciri khas kegiatan tahunan Paguyuban Mahardhika.
Bagi Paguyuban Mahardhika, keberhasilan MFC II 2026 tidak hanya diukur dari trofi yang dibawa pulang Madang FC. Nilai terbesar turnamen ini terletak pada semangat persaudaraan yang terjaga, lahirnya bakat-bakat baru, dan terbukanya peluang bagi pemain muda Jawa Barat untuk melangkah ke ajang antarprovinsi di Surabaya.
Sebagaimana ditegaskan dalam sambutan pembukaan, kalah boleh, menang boleh, tetapi persaudaraan tidak boleh hilang. | AR11, PTN











