Jurnalkitaplus — Sejumlah aktivis dari Greenpeace Indonesia menggelar aksi bentang spanduk kritik dari atas Tugu Selamat Datang di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa pagi. Usai menyampaikan pesan aspirasinya, para aktivis kini mulai dievakuasi dan turun dari monumen ikonik tersebut dengan pengawalan ketat petugas gabungan.
Suarakan Isu Krisis Iklim hingga Biaya Hidup
Diberitakan Suarainependent News, aksi yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini diwarnai dengan pembentangan dua spanduk utama serta sejumlah baliho kritik yang ditujukan langsung kepada pemerintah. Pesan-pesan yang dibawa mengorelasikan antara krisis lingkungan dengan kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat.
Spanduk pertama yang dibentangkan menghadap ke arah selatan Bundaran HI menyuarakan pesan menohok: “Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?”. Sementara spanduk kedua yang menghadap ke utara—ke arah Istana Merdeka—berisi seruan: “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup”.
Selain itu, para aktivis yang berada di atas tugu turut memajang berbagai poster tambahan bertuliskan “orang baik memilih energi baik”, “Lawan Perusak Hutan”, hingga “Reformasi Dikorupsi”. Setelah terpasang selama lebih dari satu jam, spanduk utama mulai digulung dan diangkat kembali sekitar pukul 08.10 WIB.
Evakuasi Menggunakan Tali Rescue
Usai spanduk diangkat, para aktivis mulai dievakuasi turun dari Patung Selamat Datang menggunakan tali penolong (rescue). Proses evakuasi ini mendapat pengawalan ketat dari petugas gabungan yang terdiri atas TNI, Kepolisian, BPBD, hingga Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar).
Aktivis pertama berhasil diturunkan sekitar pukul 10.30 WIB dalam kondisi lemas dan langsung dibawa menggunakan ambulans Dokpol untuk mendapatkan perawatan medis. Langkah serupa dilakukan pada aktivis berikutnya yang juga tampak mengalami kelelahan fisik usai bertahan di atas monumen selama beberapa jam. | FG
Kepolisian Pastikan Keamanan dan Perlindungan
Dilansir dari Detik.com Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung, mengimbau agar para aktivis segera turun demi keselamatan mereka. Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan dan rasa aman selama proses penyampaian aspirasi berlangsung.
Kapolres juga menginstruksikan seluruh personel Kepolisian dan TNI di lapangan untuk melayani serta mengevakuasi para aktivis dengan utuh dan aman, memastikan tidak ada insiden yang membahayakan keselamatan jiwa selama aksi pembentangan spanduk kritik tersebut berakhir.











