INDRAMAYU – Peringatan hari ulang tahun ke-80 tokoh pendidikan nasional, Syekh Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, berlangsung khidmat di Grand Musala Rahmatan Lil Alamin, Mahad Al-Zaytun, Indramayu, pada Kamis (30/07/2026). Acara bertema “Menyukuri Pencapaian dan Terus Melangkah Menuju Kemajuan” ini menjadi ajang refleksi mendalam atas perjalanan panjang dedikasi beliau dalam membangun ekosistem pendidikan di Indonesia.
Apresiasi Tokoh Bangsa
Sejumlah tokoh nasional hadir memberikan penghormatan langsung dalam perhelatan ini. Prof. Dr. H. Ermaya Suradinata, S.H., M.H., M.S., dalam sambutannya menekankan pentingnya gagasan Syekh Al-Zaytun dalam mempersatukan elemen bangsa yang beragam melalui nilai-nilai kebangsaan yang kental.
Senada dengan itu, Prof. Dr. Connie Rahakundini Bakrie, M.Si., menyampaikan apresiasinya melalui surat terbuka. Beliau menyoroti bahwa di usia ke-80 ini, Syekh Panji Gumilang telah berhasil membangun ekosistem pendidikan yang melampaui sekadar pembangunan fisik, melainkan membangun cara berpikir generasi masa depan.
Orasi Ilmiah: Menyongsong Masa Depan
Acara puncak diisi dengan orasi ilmiah oleh Dr. Gita Wirjawan. Dalam paparannya, mantan menteri pada masa SBY ini menggarisbawahi urgensi modernisasi pendidikan di Indonesia.
Gita menekankan bahwa untuk melompat menuju kemajuan, bangsa ini perlu berinvestasi besar pada kualitas guru dan memperluas akses teknologi bagi generasi muda.
Komitmen Berkelanjutan
Tak hanya seremonial, acara ini juga menjadi momentum komitmen nyata. Sultan Paser ke-18, Dr. Sultan AH. Adrian Sulaiman, menyatakan kesiapannya untuk mereplikasi model pendidikan Al-Zaytun di wilayah Kalimantan Timur.
Hal ini sejalan dengan visi Syekh Al-Zaytun untuk membangun 500 titik pendidikan yang terpusat di seluruh Indonesia guna mencetak generasi unggul.
Perayaan Milad ke-80 ini ditutup dengan doa bersama, meneguhkan semangat para civitas Mahad Al-Zaytun untuk terus melangkah menuju kemajuan peradaban di bawah bimbingan Syekh Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang. | FG12











